Category Archives: Heenim's Fan Fiction

This is misc FF dedicated to our Heenim

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

CHAPTER 3

“Heechul~ah!  Syukurlah kamu sudah sadar.”

Pandanganku masih kabur.  “Aku dimana?”

“Di kamarmu.  Tadi kamu pingsan.  Pasti karena kelelahan.  Istirahatlah dulu ya?”  Ibuku lalu menuangkan teh ke dalam cangkir.  “Minum ini.  Biar agak enakan.” Lalu tersenyum dan berjalan meninggalkan kamarku.

Gadis yang kulihat tadi… atau yang seakan kulihat?  Apa aku bermimpi lagi? Tapi aku pingsan… apa mungkin karena terkejut melihat tetanggaku yang sama sekali tidak cantik dan tidak seksi? Tidak… Tidak mungkin terjadi, ini pasti Cuma mimpi.  Hmmm mungkin sebaiknya aku tidur lagi supaya nanti kalo bangun, ketemu bidadari betulan.

Kupejamkan mataku berharap ketika kubuka nanti, aku akan bertemu dengan tetanggaku yang sebenarnya.

Aneh sekali…

_____

“Mudah-mudahan kalian semua suka.”

“Tidaaaakkk!!!”

Seseorang berteriak lalu pingsan.  Semua orang berlari mengerumuninya, kecuali aku.  Mereka semua mengkhawatirkan cowok itu.  Berkata “Heechul~ah, kamu gapapa?” terus “Heechul, sadar!” berulang-ulang.  Dia pasti si anak sulung, Heechul, yang dibicarakan Bu Kim tadi.  Pak Kim mengangkatnya ke kamarnya, untunglah tidak terlalu serius.  Sementara Bu Kim menemaniku.

“Maaf ya, nak.  Dia pasti kelelahan setelah perjalanan jauh.  Terima kasih buah tangannya.”

_____

Yeon Sung masih memikirkan kejadian tadi.

“Hey, Bang-bang! Apa kabar kucing kesayanganku? Kamu udah selesai makan ya… hehe.  Cepet gede ya…”  Yeon Sung memindahkan mangkuk kosong dari dalam kandang ke luar.  Si kucing angora masih mengeong, sama sekali tidak perduli.  “Hei! Kamu tahu kita punya tetangga baru?  Mereka sangat baik loh… Tante Kim tadi bikinin kue, enaak banget… Maaf ya aku nggak bawain buat kamu…”

“Tapi kayaknya anak sulung mereka si Heechul tadi tiba-tiba pingsan.  Kata ibunya sih kecapean… Tapi kok…”  Dia lalu sadar, kucingnya tertidur.  “Aaaah… sudahlah.”

Handphone di atas meja bordering.. Keu nuga nuga mworaedo naneun sungwan obdago.. keu nuga nuga yokhaedo noman barabondago.. na dashi..

Oh.. dari Kak Ryeowook…”

Selamat malam semua… Mimpi indah. Saranghae…

Dia berbaring di tempat tidurnya, masih membaca sms itu. “Seandainya saja pesan ini hanya untukku… hhh…”

“Haaaa… aku harus tidur sekarang.  Malem Bang-bang…”

Saat dia memejamkan mata, cowok yang pingsan tadi masih memenuhi pikirannya.  Yeon Sung nggak tahu kenapa.

Aneh sekali…

yeonsung2

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

CHAPTER 2

Akhirnya kami tiba di Seoul.  Tempatnya jauh lebih indah daripada tempat dimana aku tinggal semenjak lahir.  Mungkin bukan ide buruk juga kepindahan kami ini.

“Selamat datang!  Saya putri tetanga baru Tante.  Ibu saya menyuruh saya menyampaikan buah-buahan ini.  Bunga ini juga.  Saya petik dari kebun yang saya pelihara sendiri.  Mudah-mudahan kalian semua suka…”

Wow… Gadis ini?  Gadis ini tetanggaku? Seorang bidadari yang berdiri di depanku.  Pasti Tuhan telah mengabulkan do’aku dan mengirimkan bidadari cantik ini.  Ya Ampun! Dia cantik sekali.  Dia juga baik dan sopan… Ah…Gadis impian~

Aku berdiri mematung ketika Ibuku dan gadis itu mendekat.

“Ini putra Tante, Heechul.”

“Halo Heechul.”

Ya ampun.  Senyumnya sangat sempurna.  Rasanya aku mau mati.

Mungkin Ibu melihatku mematung kaku. “Kalian kenapa nggak jalan-jalan aja diluar, supaya lebih saling mengenal?” Ibu mengerdipkan matanya.

“Ah~~ I…iya.  Ayo.  Kita di luar saja.”

Kubawa dia ke taman.  Kami duduk terdiam beberapa saat. Aku juga nggak tahu apa yang harus kukatakan.  Aku benar-benar gugup.  Rasanya jiwaku setengah melayang, ketika tiba-tiba…

“Kamu tampan sekali ya… Heechul.”  Lagi-lagi, senyuman yang sempurna.

“M-makasih. Kamu juga sangat cantik.” Duh, kaku banget. “Mmmm… kamu… punya

pacar gak?”

“Enggak.”

“Oh..”

Hening…

“Tapi aku suka sama kamu..” Entah dari mana, dapat kudengar bidadari bernyanyi. Ini pasti yang dinamakan cinta.

“A…aku juga..”

“Kak! Kak! Kita sampai!”

“Ap…Apa..? Ah~ Cuma mimpi.” Kutegakkan tubuhku saat kusadari semua hanya mimpi.  Mengecewakan.

“Kakak ngomong apa sih?  Ayo… Ini rumah baru kita.”

Adikku bergegas turun dan masuk ke dalam rumah.  Rumah ini jelas lebih besar dari rumah kami dulu.  Ada dua lantai.  Mudah-mudahan kamarku di lantai dua.  Kulihat rumah sebelah rumahku.

Bidadariku! Datanglah~~ haha!

“Hey!  Kamu ngapain bengong kayak kodok?  Angkut kopernya ke dalem.”  Ibu membangunkanku dari mimpi di siang bolong.

Kuangkat koper-koper itu masuk dan membereskan barang-barangku di dalam kamar baruku.  Semua tampak sibuk dengan barang masing-masing.  Badanku lelah karena perjalanan ini.  Pindah itu betul-betul menghabiskan energy.  Kubaringkan tubuhku di tempat tidur, menatap langit-langit ketika kudengar suara yang sangat familiar dari ruang tamu.

“Selamat datang! Saya putri tetangga baru Tante..”

Bergegas aku berdiri dan lari ke ruang tamu.  Mimpiku jadi nyata! Tak bisa kusembunyikan kegembiraanku.

“Ibu saya menyuruh saya mengantarkan buah ini pada Tante..”

Duh.  Kenapa juga kamarku terletak di ujung lantai dua?

“Bunga ini juga.  Saya petik dari taman yang kami pelihara sendiri.”

Betul-betul sama persis… Ah… Akan kutemui bidadariku.  Tinggal beberapa langkah lagi.

“Mudah-mudahan kalian semua suka.”

Mataku membelalak saat kulihat gadis yang sedang menyerahkan buah dan bunga itu pada ibuku. Dia…sangat… biasa.  Tidak terlalu cantik juga tidak seksi.  Benar-benar biasa!

Dimana bidadariku?!

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

You Changed My Life by Geona (@sj-world.net)

CHAPTER 1

“Namaku Heechul. Kim Heechul.  Selama 18 tahun kujalani hidupku sebagaimana seharusnya seorang Heechul.  Sebelumnya kupikir tidak akan sesuatupun yang berubah.  Dunia akan tetap berputar.  Matahari akan tetap bersinar terik di siang hari.  Seperti halnya bintang di malam hari.  Hujan akan selalu jatuh menyirami.  Pepohonan akan terus tumbuh.  Ada yang meninggal.  Ada juga kelahiran.  Seperti itulah siklus hidup.  Seperti yang selalu kuyakini.  Sampai hari itu datang.  Hari dimana jantungku berdegup lebih kencang dari biasanya…hari dimana hidupku berubah untuk selamanya..”

“POKOKNYA AKU GA MAU IKUT! Sudahlah, Bu.  Kan sudah kubilang dari tadi,… aku ga akan berubah pikiran untuk alasan apapun!”

“Heechul, kita pindah ke Seoul kan karena ayah punya pekerjaan baru.  Gajinya juga jauh lebih tinggi dari sekarang.  Enggak hebat gimana, coba..?” Ibuku tetap membujukku untuk ikut.

“Bu…aku bukannya ga suka kalau gaji ayah lebih bagus…masalahnya aku nggak mau pindah sekolah, Bu.  Setahun lagi kan aku lulus.” Aku tetap memaksa.

“Yaa… baiklah kalau itu mau kamu.” Akhirnya Ibuku menyerah setelah terus mengomel selama satu jam.

“Nah… gitu dong, Bu.  Dengerin anak sendiri…”

Aku senang. Aku tahu bagaimana cara memaksakan kehendakku. Hehe.

“Sayang sekali… kamu ga akan ketemu sama calon tetanggamu yang cantik dan seksi…”

Ibuku memandangku dengan mata berkilat-kilat saat aku mengangkat wajahku.  Kutarik nafasku sambil berteriak,  “Terus kenapa Ibu belum berkemas?” Lalu cepat-cepat masuk ke kamarku untuk membereskan segala sesuatunya dan bersiap-siap untuk pindah.  Disudut mata dapat kulihat Ibuku tersenyum licik.  Bahkan terdengar dia menggumamkan kata “YES!” pada dirinya sendiri.

Ah! Ibu memang selalu tahu cara mendapatkan keinginannya..

Ketika aku sedang berkemas, tiba-tiba Ibu muncul dari balik pintu.

“Wuaaa~~!! Ada HANTU!!” Teriakku kaget.

Pukulan bantal bertubi-tubi dilayangkan Ibu kepadaku.  “Enak aja bilang Ibu Hantu! Anak kurang ajar!”

“Makanya kalau mau masuk, Ibu ketuk pintu dulu kalo gak mau dibilang hantu!” Teriakku sama kerasnya dengan level suara Ibu.

Ibu lalu berhenti memukuliku lalu mengeluarkan selembar kertas.  Baunya harum dan disudut-sudutnya terdapat gambar bunga dan kupu-kupu kecil.  Kualihkan pandangan sebalku pada Ibuku.  “Ini apaan Bu?”

“Heh! Jangan liatin Ibu kayak gitu!” Lalu Ibu menyorongkan kertas itu ke depan wajahku.  Harumnya menusuk hidungku.

“Baca.”

Kulirik tulisan yang tertera di sana. “Surat Perjanjian ini menerangkan bahwa Kim Heechul akan tetap tinggal di Seoul setelah ia menginjakkan kaki di rumah baru dan tidak akan pindah kecuali disuruh oleh Ibunya… HAH..?”

“Ayo, tanda tangani.  Tuh di paling bawah!”

“Aku nggak bakal tanda tangan. Emangnya Ibu pikir aku ini bloon?”

“Oh…sayang sekali.  Mereka bilang sih tetangga kita itu enggak Cuma seksi, baik, cantik, pintar.  Dia juga kaya… blah…blah…blah..”  Ibuku terus-terusan berbicara tentang calon tetangga kami yang cantik.  Lalu dengan mata terpejam, kutandatangani surat perjanjian itu.

Yaa… sebaiknya aku beruntung…

(translated to Indonesian by ME^^)

chulliesmu